Jaringan Adhoc sangat cocok digunakan untuk sharing data antar komputer tanpa melalui media penyimpanan ataupun media kabel data bahkan bisa jadi cara hemat bermain game multiplayer dengan teman-teman kita dalam satu jaringan WLAN. Jaringan Adhoc hanya membutuhkan 2 laptop dengan wireless card ataupun 2 PC dengan USB wireless adapter. Jaringan ini sangat praktis dalam pembuatannya dan tidak memerlukan waktu lama mensettingnya. Berikut ini cara mudah mensettingnya :
Pada laptop 1 :
- Klik Start - Control Panel - My Network Connection
- Klik kanan pada My Wireless Connection - Properties
- Klik tab Wireless Networks – Klik Add pada bagian Preferred networks
- Kemudian isi SSID (nama dari network-nya) sesuai dengan keinginan kita
- Centang This is a computer-to-computer (ad hoc)network: wireless access point are not used
- Kita bisa juga menambah WEP Password agar network kita terlindungi dengan password
- Klik OK - OK
Pada laptop 2 :
- Klik kanan pada icon Wireless Network yang berada pada taskbar - View Available Wireless Networks.
- Wireless Network Connection akan menampilkan list SSID wireless yang ada disekitar kita - Klik SSID wireless yang kita buat tadi - klik Connect.
- Masukkan password jika diperlukan.
NB : Untuk PC atau laptop yang menggunakan USB Wireless Adapter, install terlebih dahulu drivernya sebeum melakukan konfigurasi.
1001 Pertanyaan Komputer
Selasa, 28 Desember 2010
Jumat, 24 Desember 2010
Bagaimana Cara Membuat dan Mengedit File PDF?
Sebagian orang mengenal file PDF hanya bisa dibaca saja. Dan umunya lagi, sebagian besar orang hanya bisa membaca file PDF saja tanpa mengetahui bagaimana caranya membuat file yang read-only tersebut. Secara umum, file PDF memang hanya bisa dibaca saja tanpa bisa di edit. Tidak seperti file *.doc atau *.docx hasil dari Microsoft Office yang bisa dibaca dan diedit sesuka hati. Untuk membaca PDF saja terkadang masih sulit dan diperlukan software khusus untuk membacanya. Karena walaupun berbentuk dokumen, file ini tidak bisa di baca di aplikasi Office. Biasanya software yang digunakan adalah Adobe Reader atau Foxit Reader. Jika slah satu software tersebut telah terinstall, maka hanya dengan klik ganda file PDF yang ingin dibaca, file tersebut sudah bisa dibaca menggunakan software tadi.
Tapi bagaimanakah cara penulisan file PDF sehingga hanya bisa dibaca saja?? Sebenarnya software penulis dokumen PDF itu tidak ada. Penulis-penulis yang membuat e-book tidak langusng membuat dokumen PDF. Mereka membuat file dari aplikasi Office, seperti Microsoft Word atau Open Office Writer dan kemudian mengconvertnya menjadi sebuah file PDF yang hanya bisa dibaca saja. Berikut langkah-langkah membuat file PDF dengan software PDF Creator :
1. Install dulu software PDF Creator
2. Buat dokumen di Microsoft Word / Open Office Writer / Kingsoft Writer atau word processor lainnya.
3. Setelah itu klik Menu File dan Pilih Print.
4. Pada pilihan Printer, Pilih Printer PDF Creator.
5. Pada tampilan PDF Creator, Document Title dan Author bisa dirubah sesuai keinginan masing-masing, dan klik Save.
6. Tentukan dimana file PDF akan di save.
7. Tunggu prosesnya dan kemudian secara otomatis file tadi akan muncul dengan tampilan PDF di software PDF reader.
Lalu bagaimana cara mengedit file PDF?? Jika dokumen sudah dengan format PDF, maka file dokumen tersebut tidak bisa diedit dan hanya bisa dibaca saja. Untuk bisa mengeditnya, kita memerlukan software lain untuk mengonversinya menjadi bentuk dokumen yang bisa diedit yaitu *.doc atau *.docx. Kita memerlukan software yang disebut PDF Converter. Kali ini kita akan memakai software Any Biz Soft PDF To Word untuk mengkonversi file PDF ke Word Document sehingga bisa diedit. Berikut langkah-langkahnya :
1. Install dulu software Any Biz Soft PDF To Word
2. Buka software Any Biz Soft PDF To Word
3. Klik Add Files, cari dokumen PDF yang ingin dikonversi, klik Open
4. Kemudian klik Convert
5. Tunggu prosesnya, dan dokumen siap diedit.
Tapi bagaimanakah cara penulisan file PDF sehingga hanya bisa dibaca saja?? Sebenarnya software penulis dokumen PDF itu tidak ada. Penulis-penulis yang membuat e-book tidak langusng membuat dokumen PDF. Mereka membuat file dari aplikasi Office, seperti Microsoft Word atau Open Office Writer dan kemudian mengconvertnya menjadi sebuah file PDF yang hanya bisa dibaca saja. Berikut langkah-langkah membuat file PDF dengan software PDF Creator :
1. Install dulu software PDF Creator
2. Buat dokumen di Microsoft Word / Open Office Writer / Kingsoft Writer atau word processor lainnya.
3. Setelah itu klik Menu File dan Pilih Print.
4. Pada pilihan Printer, Pilih Printer PDF Creator.
5. Pada tampilan PDF Creator, Document Title dan Author bisa dirubah sesuai keinginan masing-masing, dan klik Save.
6. Tentukan dimana file PDF akan di save.
7. Tunggu prosesnya dan kemudian secara otomatis file tadi akan muncul dengan tampilan PDF di software PDF reader.
Lalu bagaimana cara mengedit file PDF?? Jika dokumen sudah dengan format PDF, maka file dokumen tersebut tidak bisa diedit dan hanya bisa dibaca saja. Untuk bisa mengeditnya, kita memerlukan software lain untuk mengonversinya menjadi bentuk dokumen yang bisa diedit yaitu *.doc atau *.docx. Kita memerlukan software yang disebut PDF Converter. Kali ini kita akan memakai software Any Biz Soft PDF To Word untuk mengkonversi file PDF ke Word Document sehingga bisa diedit. Berikut langkah-langkahnya :
1. Install dulu software Any Biz Soft PDF To Word
2. Buka software Any Biz Soft PDF To Word
3. Klik Add Files, cari dokumen PDF yang ingin dikonversi, klik Open
4. Kemudian klik Convert
5. Tunggu prosesnya, dan dokumen siap diedit.
Jumat, 17 Desember 2010
Manakah Blog Terbaik??
Ada banyak penyedia blog di internet, dari yang gratis sampai yang bayar. Tentu saja masing-masing penyedia blog punya kelebihan dan kekurangan masing-masing serta memiliki karakteristik yang berbeda satu sama lain. Tetapi tetap satu tujuan, yaitu menyediakan layanan blog. Sebelum bingung memilih blog mana yang akan dipakai, sebaiknya perhatikan beberapa penyedia blog berikut ini :
1. Blogspot (Blogger.com)
Kelebihan :
- Didukung penuh oleh raksasa web dunia, Google
- Sangat compatibel dengan google adsense
- Bisa digunakan untuk berbisnis
- Satu email, bisa digunakan untuk membuat beberapa blog sekaligus
- Pilihan gadget sangat banyak
- Bisa menambahkan themes lain atau merubah kode HTML dan CSS pada themes yang sudah ada
- Kemudahan dalam mengatur page elements (hanya drag and drop)
- Kemudahan dalam merubah warna themes
- Bisa dipasang kode HTML sendiri dan Javascript
- Bulit-in editor yang sederhana dengan dual mode yaitu HTML dan text biasa
- Blog pada blogspot lebih cepat di-index oleh mesin pencari khususnya Google dan biasanya cepat berada pada urutan teratas hasil pencarian
Kekurangan :
- Tidak bisa membuat sub category postingan
- Kurang variasi template design yang sudah jadi
- Navigasi dengan sistem Label yang rumit, sehingga jika kita menggunakan banyak label hal itu akan membuat pengunjung sulit memahami navigasi untuk menjelajah blog kita
- Blogspot hanya menyediakan file upload untuk gambar-gambar saja
- Tidak ada statistik yang lengkap
- Loading berat
2. Wordpress (Wordpress.com)
Kelebihan :
- Adanya widget untuk merubah tampilan sidebar. Widget yang tersedia pun sangat bervariasi.
- Adanya themes yang bisa dipilih
- Pada beberapa themes bisa mengganti header / banner dan kode css
- Bisa menambahkan page baru
- Plug in sangat banyak karena bersifat open source
- CMS-nya bisa di download dan dijalankan secara offline atau dipasang di web hosting lain
- Bisa membuat sub category postingan
- Kemudahan dalam navigasi dengan sistem Category dan Tag, sehingga pembaca mudah memahami navigasi dalam blog kita
- Adanya fitur statistik lengkap mulai dari jumlah pengunjung, page view hingga keyword
- Adanya fitur Blog Of The Day, perhitungan blog mana yang populer hari ini
- Wordpress menyediakan file upload untuk dokumen dan gambar
- Lebih mudah dalam memberikan komentar
- WordPress memberikan plugin bawaan Askimet yang bisa menjaring comment spam secara otomatis
Kekurangan :
- Untuk merubah page element, diperlukan sedikit pengetahuan tentang HTML dan CSS
- Tidak bisa digunakan untuk berbisnis
- Tidak bisa menuliskan kode javascript ke dalam widget
- Tidak bisa mengedit themes misalnya merubah css dan HTML
- Tidak bisa dipasangi iklan
- Banyak fitur yang membingungkan pemula
3. Blogsome (Blogsome.com)
Kelebihan :
- Berbasis Wordpress
- Bisa digunakan untuk berbisnis
- Keleluasaan dalam merubah kode HTML dan CSS sehingga domain blogsome.com bisa dijadikan sebuah
web non blog yang terdiri dari 1 halaman saja
- Bisa menambahkan kode javascript
- Adanya halaman statistik blog
Kekurangan :
- Engine wordpress yang tidak diupdate
- Tidak adanya widget sehingga diperlukan pemahaman HTML untuk merubah sidebar
- Pilihan themes yang sedikit, sehingga kurang variasi
4. Multiply (Multiply.com)
- Fasilitas lengkap (ada blog, photos, reviews, calender, links, music, video, recipes dan personal message)
- Setiap postingan selalu bisa dipantau oleh user lain melalui Inbox, jadi peluang komentar/kunjungan antarsesama user multiply lebih besar.
- Tersedia banyak theme yang cantik
- Tersedia form guestbook dan kolom komentar.
- Dapat mengetahui siapa saja user Multiply yang telah mengunjungi situs kita.
- Bisa terjalin hubungan yang baik antar-user dengan adanya kontak.
- Komentar dan pengunjung bisa real time
Kekurangan:
- Pengunjung yang bukan user Multiply tidak bisa memberikan komentar.
- Tidak mendukung javascript.
- Proses loading berat.
- Penataan dan pemasangan widget lebih sulit dan memerlukan keahlian khusus.
1. Blogspot (Blogger.com)
Kelebihan :
- Didukung penuh oleh raksasa web dunia, Google
- Sangat compatibel dengan google adsense
- Bisa digunakan untuk berbisnis
- Satu email, bisa digunakan untuk membuat beberapa blog sekaligus
- Pilihan gadget sangat banyak
- Bisa menambahkan themes lain atau merubah kode HTML dan CSS pada themes yang sudah ada
- Kemudahan dalam mengatur page elements (hanya drag and drop)
- Kemudahan dalam merubah warna themes
- Bisa dipasang kode HTML sendiri dan Javascript
- Bulit-in editor yang sederhana dengan dual mode yaitu HTML dan text biasa
- Blog pada blogspot lebih cepat di-index oleh mesin pencari khususnya Google dan biasanya cepat berada pada urutan teratas hasil pencarian
Kekurangan :
- Tidak bisa membuat sub category postingan
- Kurang variasi template design yang sudah jadi
- Navigasi dengan sistem Label yang rumit, sehingga jika kita menggunakan banyak label hal itu akan membuat pengunjung sulit memahami navigasi untuk menjelajah blog kita
- Blogspot hanya menyediakan file upload untuk gambar-gambar saja
- Tidak ada statistik yang lengkap
- Loading berat
2. Wordpress (Wordpress.com)
Kelebihan :
- Adanya widget untuk merubah tampilan sidebar. Widget yang tersedia pun sangat bervariasi.
- Adanya themes yang bisa dipilih
- Pada beberapa themes bisa mengganti header / banner dan kode css
- Bisa menambahkan page baru
- Plug in sangat banyak karena bersifat open source
- CMS-nya bisa di download dan dijalankan secara offline atau dipasang di web hosting lain
- Bisa membuat sub category postingan
- Kemudahan dalam navigasi dengan sistem Category dan Tag, sehingga pembaca mudah memahami navigasi dalam blog kita
- Adanya fitur statistik lengkap mulai dari jumlah pengunjung, page view hingga keyword
- Adanya fitur Blog Of The Day, perhitungan blog mana yang populer hari ini
- Wordpress menyediakan file upload untuk dokumen dan gambar
- Lebih mudah dalam memberikan komentar
- WordPress memberikan plugin bawaan Askimet yang bisa menjaring comment spam secara otomatis
Kekurangan :
- Untuk merubah page element, diperlukan sedikit pengetahuan tentang HTML dan CSS
- Tidak bisa digunakan untuk berbisnis
- Tidak bisa menuliskan kode javascript ke dalam widget
- Tidak bisa mengedit themes misalnya merubah css dan HTML
- Tidak bisa dipasangi iklan
- Banyak fitur yang membingungkan pemula
3. Blogsome (Blogsome.com)
Kelebihan :
- Berbasis Wordpress
- Bisa digunakan untuk berbisnis
- Keleluasaan dalam merubah kode HTML dan CSS sehingga domain blogsome.com bisa dijadikan sebuah
web non blog yang terdiri dari 1 halaman saja
- Bisa menambahkan kode javascript
- Adanya halaman statistik blog
Kekurangan :
- Engine wordpress yang tidak diupdate
- Tidak adanya widget sehingga diperlukan pemahaman HTML untuk merubah sidebar
- Pilihan themes yang sedikit, sehingga kurang variasi
4. Multiply (Multiply.com)
- Fasilitas lengkap (ada blog, photos, reviews, calender, links, music, video, recipes dan personal message)
- Setiap postingan selalu bisa dipantau oleh user lain melalui Inbox, jadi peluang komentar/kunjungan antarsesama user multiply lebih besar.
- Tersedia banyak theme yang cantik
- Tersedia form guestbook dan kolom komentar.
- Dapat mengetahui siapa saja user Multiply yang telah mengunjungi situs kita.
- Bisa terjalin hubungan yang baik antar-user dengan adanya kontak.
- Komentar dan pengunjung bisa real time
Kekurangan:
- Pengunjung yang bukan user Multiply tidak bisa memberikan komentar.
- Tidak mendukung javascript.
- Proses loading berat.
- Penataan dan pemasangan widget lebih sulit dan memerlukan keahlian khusus.
Manakah Browser Terbaik??
Banyak browser yang ada saat ini menjadikan kita bingung untuk memakai yang mana. Masing-masing browser memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kita hanya perlu memakainya sesuai kebutuhan kita yang mana. Berikut ini pembahasan tentang kelebihan dan kekurangan browser yang ada :
1. Internet Explorer
Kelebihan :
- Memiliki pengguna terbesar di seluruh dunia
- Didukung penuh oleh Microsoft, karena IE sendiri adalah browser default bawaan Microsoft
- Memiliki banyak add-on
- Tampilan yang elegan (hanya untuk IE 8)
- Sangat mendukung pengguna Windows Live
Kekurangan :
- Banyak patch yang terbuka
- Browser paling rawan mendapat serangan para hacker
- Sering gagal membaca halaman dibeberapa situs
- Berat pada start awal dan membuka tab baru
2. Mozilla Firefox
Kelebihan :
- Banyak add-on untuk memodifikasi dan meningkatkan kerja Mozilla Firefox
- Tangguh digunakan di website yang banyak memakai multimedia, seperti animasi flash atau video
- Sering di update
- Sistem security-nya kuat
- Download bisa tetap berjalan meski browser sudah ditutup
- Tersedia dalam versi portabel (tanpa instalasi)
Kekurangan :
- Berat pada start awal, apalagi jika memiliki banyak add-ons yang terinstall
3. Opera
Kelebihan :
- Memiliki email client dan rss sendiri, jadi tidak perlu memakai email client lain seperti Outlook, Thunderbird dan lainnya
- Memiliki fasilitas Opera Turbo untuk meningkatkan kecepatan akses
- Start awal ringan
- Pemanggilan kembali Cache cepat
- Tulisan Welcome yang dapat diubah-ubah
Kekurangan :
- Agak lambat dan terkadang gagal dalam membaca script pada beberapa halaman situs
- Jika ingin mengupdatenya, install kembali file master versi terbaru
4. Google Chrome
Kelebihan :
- Start awal ringan dan cepat saat berpindah tab
- Dapat berganti-ganti theme
- Didukung penuh oleh raksasa web dunia, Google
- Desainnya sangat sederhana tanpa banyak toolbar
- Sistem security-nya kuat
- Update-nya mudah
Kekurangan :
- Minimnya fungsi toolbar
- Instalasi harus secara online, sekalipun versi portabel-nya
5. Safari
Kelebihan :
- Tampilannya elegan
- Ada fasilitas untuk memperkecil bandwith
- Sangat powerful di platform Mac OS
Kekurangan :
- Plug in sangat sedikit
- Sering crash pada platform Windows
1. Internet Explorer
Kelebihan :
- Memiliki pengguna terbesar di seluruh dunia
- Didukung penuh oleh Microsoft, karena IE sendiri adalah browser default bawaan Microsoft
- Memiliki banyak add-on
- Tampilan yang elegan (hanya untuk IE 8)
- Sangat mendukung pengguna Windows Live
Kekurangan :
- Banyak patch yang terbuka
- Browser paling rawan mendapat serangan para hacker
- Sering gagal membaca halaman dibeberapa situs
- Berat pada start awal dan membuka tab baru
2. Mozilla Firefox
Kelebihan :
- Banyak add-on untuk memodifikasi dan meningkatkan kerja Mozilla Firefox
- Tangguh digunakan di website yang banyak memakai multimedia, seperti animasi flash atau video
- Sering di update
- Sistem security-nya kuat
- Download bisa tetap berjalan meski browser sudah ditutup
- Tersedia dalam versi portabel (tanpa instalasi)
Kekurangan :
- Berat pada start awal, apalagi jika memiliki banyak add-ons yang terinstall
3. Opera
Kelebihan :
- Memiliki email client dan rss sendiri, jadi tidak perlu memakai email client lain seperti Outlook, Thunderbird dan lainnya
- Memiliki fasilitas Opera Turbo untuk meningkatkan kecepatan akses
- Start awal ringan
- Pemanggilan kembali Cache cepat
- Tulisan Welcome yang dapat diubah-ubah
Kekurangan :
- Agak lambat dan terkadang gagal dalam membaca script pada beberapa halaman situs
- Jika ingin mengupdatenya, install kembali file master versi terbaru
4. Google Chrome
Kelebihan :
- Start awal ringan dan cepat saat berpindah tab
- Dapat berganti-ganti theme
- Didukung penuh oleh raksasa web dunia, Google
- Desainnya sangat sederhana tanpa banyak toolbar
- Sistem security-nya kuat
- Update-nya mudah
Kekurangan :
- Minimnya fungsi toolbar
- Instalasi harus secara online, sekalipun versi portabel-nya
5. Safari
Kelebihan :
- Tampilannya elegan
- Ada fasilitas untuk memperkecil bandwith
- Sangat powerful di platform Mac OS
Kekurangan :
- Plug in sangat sedikit
- Sering crash pada platform Windows
Bagaimana Cara Merawat Harddisk??
Penggunaan PC yang terlalu lama berimbas juga pada kinerja harddisk. Setiap saat melakukan read, write dan overwrite. Lama kelamaan harddisk akan rusak dan tergantikan oleh yang baru. Usia harddisk sebenarnya tergantung cara pemakaiannya. Jika pemakainya sembarangan, maka hal itu dapat memperpendek usia harddisk. Berikut ini cara-cara untuk mengoptimalkan kerja harddisk dan memperpanjang usia harddisk :
1. Install sebuah antivirus yang selalu terupdate. Hal ini adalah wajib. Antivirus apapun asal terupdate secara rutin akan membantu melindungi data dari serangan virus yang bisa juga merusak boot master record pada harddisk. Gunakan satu antivirus saja. Lebih dari satu antivirus akan menganggu kinerja komputer.
2. Back-up data-data penting anda secara rutin. Bisa di backup di harddisk lain, CD/DVD, flash disk, memory card bahkan di file hosting online.
3. Gunakan scan disk untuk mengecek apakah ada bad sector atau tidak pada harrdisk. Di Windows sudah dilengkapi tools tersebut sejak awal.
4. Usahakan melakukan defragmenter secara teratur agar data tidak berantakan dan tersusun rapi sehingga komputer akan lebih cepat mengakses data yang diperlukan.
5. Gunakan software pembersih junk file (file sampah). File sampah ini jika dibiarkan terus, lama kelamaan akan memakan space harddisk sehingga harddisk penuh oleh file-file yang tidak diperlukan. Contoh software cleaner antara lain CCleaner dan Revo Uninstaller.
6. Jangan terlalu sering mencabut harddisk dalam CPU. Harddisk ini sangat sensitif, hanya terkena goncangan saja, data rawan hilang.
7. Jangan sisakan free space yang sangat sedikit pada harddisk. Sisakan minimal 200 MB saja. Jika melampaui batas tersebut, biasanya pada Windows akan muncul pop up peringatan di systray.
8. Uninstall program yang tidak diperlukan. Untuk memaksimalkan proses uninstall, program bawaan Windows yaitu Add/Remove Program masih kurang efektif. Gunakan saja Revo Uninstaller yang akan menghapus program secara komplit hingga entry-entry pada registry Windows.
9. Pakailah UPS. UPS ini adalah alat yang berguna untuk menyimpan arus listrik. Alat ini akan berguna jika saat kita mengoperasikan komputer dan listrik tiba-tiba padam, maka komputer tidak akan mati karena masih ter-supply arus listrik yang tersimpan di UPS dan kita bisa men-shutdown komputer kita dengan aman.
10. Jangan meletakkan CPU di tempat yang terlalu sesak dan berdebu. Hal ini akan mempengaruhi sirkulasi udara yang terjadi didalam CPU. Untuk itu, sistem ventilasi yang baik akan menjaga suhu harddisk agar tetap stabil dan bebas dari debu.
11. Jangan terlalu sering berganti-ganti Sistem Operasi, karena hal tersebut bisa merusak boot Master Boot Record pada harddisk untuk menjalankan multiple boot.
1. Install sebuah antivirus yang selalu terupdate. Hal ini adalah wajib. Antivirus apapun asal terupdate secara rutin akan membantu melindungi data dari serangan virus yang bisa juga merusak boot master record pada harddisk. Gunakan satu antivirus saja. Lebih dari satu antivirus akan menganggu kinerja komputer.
2. Back-up data-data penting anda secara rutin. Bisa di backup di harddisk lain, CD/DVD, flash disk, memory card bahkan di file hosting online.
3. Gunakan scan disk untuk mengecek apakah ada bad sector atau tidak pada harrdisk. Di Windows sudah dilengkapi tools tersebut sejak awal.
4. Usahakan melakukan defragmenter secara teratur agar data tidak berantakan dan tersusun rapi sehingga komputer akan lebih cepat mengakses data yang diperlukan.
5. Gunakan software pembersih junk file (file sampah). File sampah ini jika dibiarkan terus, lama kelamaan akan memakan space harddisk sehingga harddisk penuh oleh file-file yang tidak diperlukan. Contoh software cleaner antara lain CCleaner dan Revo Uninstaller.
6. Jangan terlalu sering mencabut harddisk dalam CPU. Harddisk ini sangat sensitif, hanya terkena goncangan saja, data rawan hilang.
7. Jangan sisakan free space yang sangat sedikit pada harddisk. Sisakan minimal 200 MB saja. Jika melampaui batas tersebut, biasanya pada Windows akan muncul pop up peringatan di systray.
8. Uninstall program yang tidak diperlukan. Untuk memaksimalkan proses uninstall, program bawaan Windows yaitu Add/Remove Program masih kurang efektif. Gunakan saja Revo Uninstaller yang akan menghapus program secara komplit hingga entry-entry pada registry Windows.
9. Pakailah UPS. UPS ini adalah alat yang berguna untuk menyimpan arus listrik. Alat ini akan berguna jika saat kita mengoperasikan komputer dan listrik tiba-tiba padam, maka komputer tidak akan mati karena masih ter-supply arus listrik yang tersimpan di UPS dan kita bisa men-shutdown komputer kita dengan aman.
10. Jangan meletakkan CPU di tempat yang terlalu sesak dan berdebu. Hal ini akan mempengaruhi sirkulasi udara yang terjadi didalam CPU. Untuk itu, sistem ventilasi yang baik akan menjaga suhu harddisk agar tetap stabil dan bebas dari debu.
11. Jangan terlalu sering berganti-ganti Sistem Operasi, karena hal tersebut bisa merusak boot Master Boot Record pada harddisk untuk menjalankan multiple boot.
Bagaimana Cara Install Joomla??
Joomla merupakan CMS terpopuler saat ini dengan berbagai plug in yang variatif dan beragam. Cara menginstall CMS ini sebenarnya sangat mudah, hanya saja melalui browser seperti Mozilla Firefox atau Opera bukan melalui desktop Windows.
Dalam menginstall Joomla, ada 3 software yang wajib dimiliki yaitu browser (Internet Explorer, Mozilla Firefox, Opera, Google Chrome atau Safari), webserver (XAMPP, XamppLite, atau Wamp Server) dan file Joomla itu sendiri.
Berikut ini langkah-langkah instalasi Joomla ! :
1. Pastikan kita sudah menginstall webserver seperti XAMPP, XamppLite atau Wamp Server. Dan aktifkan Webserver Apache dan MySQL. Dalam contoh kali ini, kita menggunakan webserver XamppLite. Setelah terinstall dengan benar, kita bisa mengaktifkan
Apache dan MySQL melalui xampp-control di folder xampplite, lalu centang Apache dan MySQL.
2. Extract file Joomla ke dalam folder htdocs dengan membuat folder baru lagi dengan nama terserah kita, misal Web.
Seperti ini hirarkinya C:/xampplite/htdocs/web. Dalam contoh kali ini, kita menggunakan Joomla versi 1.5.22.
3. Lalu buat dulu databse baru untuk website kita, caranya masuk browser, dan pada adress bar-nya ketikkan
http://localhost/phpmydamin, dan tekan Enter.
4. Pada MySQL Localhost, ciptakan database baru dengan nama sesuai keinginan, misal dataku. Lalu klik Create.
5. Kemudian kita memulai langkah-langkah sesungguhnya untuk menginstall Joomla, ketikkan ketikkan alamat folder joomla di dalam folder htdocs tadi, seperti ini : http://localhost/(nama folder joomla), kali ini dengan alamat http://localhost/web, karena kita tadi mengextract Joomla di dalam folder web.
6. Langkah pertama, adalah Pemilihan Bahasa, terserah pilih bahasa yang mana saja asal kita mengerti. Untuk mudahnya, kita pilih
Bahasa Indonesia atau English. Dalam contoh ini, menggunakan Bahasa Indonesia dan klik Berikutnya.
7. Langkah kedua adalah Pemeriksaan Pra-Pemasangan untuk mengecek segala persiapan yang dibutuhkan untuk menginstall Joomla. Pastikan dalam keadaan "Ya" semua, dan klik Berikutnya.
8. Langkah ketiga adalah Lisensi mengenai Joomla, langsung saja klik Berikutnya.
9. Langkah keempat adalah Pengaturan Basis Data, isi sesuai petunjuk berikut :
Tipe Basis Data : mysql
Name Host : localhost
Nama Pengguna : root
Sandi Lewat : (kosongi saja)
Nama Basis Data : dataku (nama database yang kita buat tadi)
Klik Berikutnya.
10. Langkah kelima adalah Pengaturan FTP. Karena kita menggunakan OS Windows, maka FTP tidak perlu diaktifkan. Pada Aktifkan Modus FTP, klik Tidak dan klik Berikutnya.
11. Langkah keenam adalah Pengaturan Umum, isi sesuai petunjuk berikut :
Nama Situs : Web-JoomlaQ (nama situs boleh berbeda-beda sesuai keinginan masing-masing)
Alamat Surel Anda : webmaster@mail.com (alamat email boleh berbeda-beda sesuai alamat email masing-masing)
Sandi Lewat Admin : ******** (masukkan password, terserah mau diberi password apa)
Konfirmasi Sandi Lewat Admin : ******** (ketik ulang password tadi)
Kemudian klik Pasang Contoh Data untuk memberikan contoh seperti apa website yang akan kita buat nanti. Lalu klik Berikutnya.
12. Instalasi selesai, untuk log in, hapus dulu folder installation di folder joomla yang kita buat tadi. Dalam contoh kali ini folder installation berada dalam folder web. Hapus folder installation.
13. Kemudian kembali ke browser, dan ketikkan http://localhost/web/administrator, tekan Enter.
14. Masukkan username dan password.
username : admin (username pada Joomla selalu admin,tidak bisa yang lain)
password : ******** (password yang kita masukkan tadi pada Pengaturan Umum)
Kemudian Klik Log In.
15. Joomla siap digunakan.
Dalam menginstall Joomla, ada 3 software yang wajib dimiliki yaitu browser (Internet Explorer, Mozilla Firefox, Opera, Google Chrome atau Safari), webserver (XAMPP, XamppLite, atau Wamp Server) dan file Joomla itu sendiri.
Berikut ini langkah-langkah instalasi Joomla ! :
1. Pastikan kita sudah menginstall webserver seperti XAMPP, XamppLite atau Wamp Server. Dan aktifkan Webserver Apache dan MySQL. Dalam contoh kali ini, kita menggunakan webserver XamppLite. Setelah terinstall dengan benar, kita bisa mengaktifkan
Apache dan MySQL melalui xampp-control di folder xampplite, lalu centang Apache dan MySQL.
2. Extract file Joomla ke dalam folder htdocs dengan membuat folder baru lagi dengan nama terserah kita, misal Web.
Seperti ini hirarkinya C:/xampplite/htdocs/web. Dalam contoh kali ini, kita menggunakan Joomla versi 1.5.22.
3. Lalu buat dulu databse baru untuk website kita, caranya masuk browser, dan pada adress bar-nya ketikkan
http://localhost/phpmydamin, dan tekan Enter.
4. Pada MySQL Localhost, ciptakan database baru dengan nama sesuai keinginan, misal dataku. Lalu klik Create.
5. Kemudian kita memulai langkah-langkah sesungguhnya untuk menginstall Joomla, ketikkan ketikkan alamat folder joomla di dalam folder htdocs tadi, seperti ini : http://localhost/(nama folder joomla), kali ini dengan alamat http://localhost/web, karena kita tadi mengextract Joomla di dalam folder web.
6. Langkah pertama, adalah Pemilihan Bahasa, terserah pilih bahasa yang mana saja asal kita mengerti. Untuk mudahnya, kita pilih
Bahasa Indonesia atau English. Dalam contoh ini, menggunakan Bahasa Indonesia dan klik Berikutnya.
7. Langkah kedua adalah Pemeriksaan Pra-Pemasangan untuk mengecek segala persiapan yang dibutuhkan untuk menginstall Joomla. Pastikan dalam keadaan "Ya" semua, dan klik Berikutnya.
8. Langkah ketiga adalah Lisensi mengenai Joomla, langsung saja klik Berikutnya.
9. Langkah keempat adalah Pengaturan Basis Data, isi sesuai petunjuk berikut :
Tipe Basis Data : mysql
Name Host : localhost
Nama Pengguna : root
Sandi Lewat : (kosongi saja)
Nama Basis Data : dataku (nama database yang kita buat tadi)
Klik Berikutnya.
10. Langkah kelima adalah Pengaturan FTP. Karena kita menggunakan OS Windows, maka FTP tidak perlu diaktifkan. Pada Aktifkan Modus FTP, klik Tidak dan klik Berikutnya.
11. Langkah keenam adalah Pengaturan Umum, isi sesuai petunjuk berikut :
Nama Situs : Web-JoomlaQ (nama situs boleh berbeda-beda sesuai keinginan masing-masing)
Alamat Surel Anda : webmaster@mail.com (alamat email boleh berbeda-beda sesuai alamat email masing-masing)
Sandi Lewat Admin : ******** (masukkan password, terserah mau diberi password apa)
Konfirmasi Sandi Lewat Admin : ******** (ketik ulang password tadi)
Kemudian klik Pasang Contoh Data untuk memberikan contoh seperti apa website yang akan kita buat nanti. Lalu klik Berikutnya.
12. Instalasi selesai, untuk log in, hapus dulu folder installation di folder joomla yang kita buat tadi. Dalam contoh kali ini folder installation berada dalam folder web. Hapus folder installation.
13. Kemudian kembali ke browser, dan ketikkan http://localhost/web/administrator, tekan Enter.
14. Masukkan username dan password.
username : admin (username pada Joomla selalu admin,tidak bisa yang lain)
password : ******** (password yang kita masukkan tadi pada Pengaturan Umum)
Kemudian Klik Log In.
15. Joomla siap digunakan.
Langganan:
Komentar (Atom)








